Friday, August 20, 2010

Rahasia Utama Trading Jangka Pendek di Marketiva

 tempat download mp3 dan software gratis tis Disini

PANDUAN MARKETIVA INDONESIA

BERITA BAIK : TRADING FOREX MARKETIVA TANPA MODAL..!!

MARKETIVA adalah perusahaan finansial yang secara khusus menyediakan layanan trading online terbaik dan terpercaya kepada trader.




Keunggulan Marketiva


1. Bonus $5 cash,setelah anda mendaftar!
2. Spread mulai dari 2 pips.
3.
Tidak ada komisi perdagangan
4. Virtual demo and live trading dengan 1 account
5. Latest economic news
6. Alerts on market events
7.
Trading mulai dari 1% margin
8. 24-hour customer support (Bahasa Indonesia)
9. Deposit dan withdraw yang mudah dan cepat
10. Bisa Chatting sesama member.
11. Charting tools yang sangat mudah digunakan
12. Satu (1) account untuk forex,funds,index dll.

13. Bisa Trading Melalui Handphone...dll..

Sebelum mendaftar silahkan anda kirimkan email ke
panduanmarketiva@yahoo.com untuk mendapatkan kode kupon yang harus anda masukan pada formulir pendaftaran.


Segera Daftar di Marketiva dan dapatkan Free $5....

Untuk panduan cara mendaftar di Marketiva bisa anda lihat di Cara Daftar Marketiva



Rahasia Utama Trading Jangka Pendek di Marketiva

Rahasia utama dari trading jangka pendek.

Rahasianya adalah semakin sedikit anda melakukan trading, semakin sedikit yang anda peroleh.

Menyedihkan memang, namun demikianlah adanya. Pikirkan tentang investasi yang pernah anda lakukan. Apakah anda pernah menyelesaikan pekerjaan dalam sehari? Jika iya, maka anda beruntung, dan berapa kali anda dapat melakukannya lagi? Tidak diragukan lagi, jarang. Itu dikarenakan aturan universal tentang spekulasi adalah sama dengan aturan universal pertumbuhan.

Kita perlu waktu untuk meningkatkan keuntungan.

Para trader yang berhasil tahu bahwa dalam satu menit pasar dapat bergerak sedikit, dan dalam 5 menit pasar akan bergerak lebih jauh lagi, dan dalam 60 menit akan tambah jauh lagi, dan siapa yang tahu seberapa jauh pasar akan bergerak dalam sehari atau seminggu. Para trader yang gagal nampaknya hanya melakuan trading dalam jangka waktu yang singkat, yang secara otomatis mempersempit peluang mereka mendapatkan keuntungan.

Dengan demikian mereka sengaja membatasi keuntungannya dan mengalami kerugian yang tidak terkira. Tidak heran begitu banyak yang mendapatkan hasil buruk dalam trading jangka pendek. Mereka telah mengunci diri mereka sendiri di dalam situasi yang sia-sia, dengan berpikir bahwa masih mungkin menghasilkan uang dalam satu hari hanya dengan mengikuti kenaikan dan penurunan di pasar. Dan teori ini tampaknya cukup rasional, karena ketika anda melakukan trading dalam sehari dan tidak pernah meninggalkan posisi terbuka dalam semalam, anda tidak bergantung pada peristiwa dan perubahan besar, sehingga mempersempit risiko yang anda hadapi. Dan ini sebenarnya kurang tepat karena dua alasan berikut.

Pertama, risiko anda berada dalam kendali anda. Satu-satunya kendali yang anda miliki di dalam bisnis ini adalah kendali terhadap poin stop-loss - poin dimana posisi ditutup. Ya, memang ada kemungkinan bahwa pasar pada keesokan pagi akan dibuka dengan gap yang melebihi stop anda (sedikit melampaui stop anda) walaupun kasus seperti ini jarang sekali terjadi, namun demikian anda dapat membatasi kerugian anda, memiliki poin stop-loss dan berakhir dengan kehilangan deal. Para pecundang terus mengalami kerugian, tidak demikian halnya dengan para pemenang.

Segera setelah anda menetapkan posisi dengan poin stop-loss, anda bisa kehilangan sejumlah uang. Tanpa acuan terhadap waktu saat posisi anda dibuka, sejak poin stop-loss anda membatasi risiko anda. Risiko anda sama dengan ketika anda membeli poin tinggi di pasar atau poin rendah di pasar sepanjang waktu.

Tidak mau menetapkan posisi dalam semalam akan membatasi jumlah waktu yang menimbulkan pertumbuhan investasi. Kadang-kadang, walaupun pasar bisa dibuka lagi untuk kita, kita masih tetap berada di arah yang benar, karena pasar akan dibuka untuk kita.

Dan yang lebih penting lagi, ketika anda mengakhiri trading pada akhir hari, atau yang lebih buruk di beberapa saat menjelang penutupan, katakanlah dengan interval 5 atau 10 menit, maka anda akan mempersempit potensi keuntungan anda secara radikal. Ingat ketika saya menyebutkan satu perbedaan besar di antara pemenang dan pecundang, bahwa pecundang terus mengalami kerugian? Nah, perbedaan lainnya adalah bahwa pemenang mempertahankan posisi kemenangannya, ketika pecundang meninggalkan pasar terlalu cepat. Karena bagi pecundang, mereka tidak menunggu posisi kemenangan: mereka cukup senang telah menghasilkan keuntungan sehingga mereka keluar dari pasar terlalu cepat (kebanyakan saat siang hari).

Anda tidak akan pernah bisa menghasilkan banyak uang sampai anda belajar bagaimana terus berada pada posisi kemenangan. Dan semakin lama anda bertahan, maka semakin besar potensi keuntungan yang anda miliki. Ketika petani menabur benih, mereka tidak melihat tanaman tersebut setiap 5 menit untuk mengetahui bagaimana tanaman tersebut tumbuh. Mereka membiarkan tanaman tersebut tumbuh dan bertunas. Trader dapat belajar dari proses alami ini. Keberhasilan trader tidak berbeda jauh dengan keberhasilan petani. Agar mendapatkan deal yang sukses, trader juga membutuhkan waktu.

Untuk Tips Jitu trading di Marketiva bisa lihat di TIPS JITU TRADING

Jika anda belum daftar Marketiva maka silahkan DAFTAR MARKETIVA

Untuk panduan cara mendaftar bisa lihat di CARA DAFTAR MARKETIVA
Read more »

Analisis teknikal

Apakah technical analysis atau analisis teknikal itu?
Analisis teknikal adalah analisis terhadap pergerakan harga atau pengamatan terhadap pergerakan harga yang terjadi detik demi detik, hari demi hari dalam jangka waktu tertentu yang ditampilkan dalam bentuk chart/diagram.

Ide utamanya adalah menggunakan data-data pergerakan harga dari waktu yang lalu untuk menentukan kemana harga pergerakan harga selanjutnya. Hal yang terpenting dari analisis teknikal adalah bagaimana analisis tersebut mampu mengenali trend sedini mungkin


Didalam analisa technical ini sendiri, konsep analisa yang di gunakan yaitu dengan memanfaatkan pola pergerakan index dari sejarah atau data yang telah ada sebelumnya dimana dapat dilihat kecenderungannya di waktu akan datang tentunya terlebat dari analisa fundamental, dimana data atau sejarah tersebut diambil dari entah itu kejadian beberapa detik yang lalu, semenit yang lalu, satu jam yang lalu, satu bulan yang lalu atau mungkin beberapa tahun yang lalu terserah tergantung dari kebutuhan.

saya akan menjelaskan beberapa analisa technical yang dianggap penting untuk diketahui bila kita terjun ke dunia trader. Ada banyak sekali analisa secara technical yang beredar hampir 200 lebih teori menganalisa, dimana anda bisa pelajari sendiri pelan – pelan bila anda sudah mulai masuk kedunia forex.


Berikut ini beberapa asumsi yang dipakai dalam analisa teknikal antara lain:

*Harga yang terbentuk dipasar merupakan refleksi dari seluruh faktor yang ada dipasar .
Trader analisa teknikal hanya perduli pada apa yang terjadi dengan harga yaitu jika permintaan meningkat dan penawaran menurun atau tetap, maka harga akan naik, begitu juga sebaliknya, mereka tidak peduli dengan kenaikan inflasi atau lain hal sebagainya, karena semua itu sudah tercermin di harga.


*History repeats it self .
Trader analisa teknikal percaya bahwa perilaku investor dimasa lalu terjadi secara berulang ulang dan dapat digunakan sebgai acuan dalam memprediksi prilaku dimasa yang akan datang.

*Price move in trends.
Para analis teknikal tidak berkeyakinan bahwa pergerakan harga adalah acak dan tidak dapat diprediksi karena harga akan bergerak dalam suatu arah (trend) tertentu dan akan berlanjut beberapa saat.

Dasar - dasar Technical :
1. Mengenal pola suatu mata uang ;
2. Support dan Resistance ;
3. Channel ;
4. Divergence;
5. Candle stick.




Kombinasi Moving Average (MA) dan Relative Strength Index (RSI)

MA merupakan metode paling sederhana dan yang paling banyak digunakan dalam menganalisa suatu pergerakan mata uang. Secara sederhana untuk menganalisa dengan menggunakan MA yaitu dengan melihat titik temu garis MA dengan harga index. apabila garis MA diatas garis index maka trend mata uang tersebut turun dan begitu juga sebaliknya bila garis MA di bawah garis index maka tren akan segera naik. Sederhana bukan.


RSI berfungsi untuk menghitung perbandingan antara daya tarik kenaikan dan penurunan harga, yang diterjemahkan ke dalam indikator yang memiliki selang nilai 0 - 100.

Konformasi kejadian Overbought/Oversold atau titik jenuh pembelian dimana indikasi untuk segera melakukan jual atau titik jenuh penjualan dimana harga akan segera naik sebagai indikasi untuk melakukan aksi beli;
* Konformasi kejadian positif atau negative divergence;
* Konformasi gerakan, menganalisa trend yang akan terjadi.


Kombinasi MA dengan RSI, hal yang pertama kali kita lakukan adalah dengan menentukan periode dari MA. tidak ada aturan dalam pengaturan periode ini hanya saja sesuaikan garis MA sesuai dengan pergerakan index sebelumnya, atur garis MA agak sedikit rapat dengan garis index dan catat periodenya. Kemdian ubahlah periode RSI sama dengan periode dari MA.

Setelah itu lihat di mana letak dari RSI berada apakah di bawah 20 atau diatas 80?

Satu contoh untuk anda, bila RSI di bawah 20 maka anda dapat menyimpulkan kalo kondisi sekarang pada Oversold dimana dimungkinkan akan terjadi kenaikan. Akan tetapi tunggu dulu sebelum menentukan transaksi lihat juga posisi MA apakah mau menyinggung garis index apa tidak? kalo seandainya dimungkinkan akan menyinggung dan akan berpotongan dengan garis index maka posisi saat ini sangat bagus untuk beli. Tapi jika anda masih ragu, cek ulang dan lakukan variasi terhadap periode yang telah anda buat........OK happy Trading.

Anda pun bisa lihat penjelasan tentang forex marketiva di Belajar Forex

Untuk tutorial candlestick bisa anda lihat di candlesticktutorial.blogspot.com
Read more »

Analisi Fundamental.

Dasar penganalisaan secara Fundamental adalah informasi/berita (news) yang berasal dari :
1. Instansi Resmi/Pemerintah...
2. Media cetak/elektronik...
3. Perorangan...
Sesuai dengan sumbernya... maka metode Fundamental bersifat subyektif... tergantung derajat kepercayaan Investor/Konsultan kepada sumber berita tersebut...

Sifat berita Fundamental dikelompokan menjadi dua yaitu :
1. Berita Permintaan bersifat Bullish...
Bullish berasal dari kata ‘bull’ (sapi jantan)... sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan turun... namun sebenarnya akan naik (mirip gerakan sapi jantan menanduk musuhnya... yaitu menanduk... lalu dilemparkan keatas)...
Contoh berita bersifat Bullish dari Reuter/media cetak :
- Cuaca buruk/storm/unfavourable...
- 3 – 6 conseccutive (berturut-turut) days up/firmer (menguat)...
- Triggered Buying, Bottomside/bottomout , Buying Power, dll...

2. Berita Penawaran/Supply bersifat BEARISH...
Bearish berasal dari kata ‘bear’ (beruang)... sifat tersebut menggambarkan gerakan harga pasar terlihat seolah-olah akan naik... namun sebenarnya harga akan turun (mirip gerakan beruang mencengkeram mangsanya... yaitu mengangkat lalu dibanting)...
Contoh berita bersifat Bearish dari Reuter/media cetak:
- Cuaca baik/favourable, 3-6 consecutive days down/easier (melemah)...
- Lack of Demand (Kekurangan Permintaan)...
- Triggered Selling, Topside capped (Puncak sudah tercapai), Harvesting...
- Selling Power, Ample of stock (Stok melimpah),dll...

Beberapa Faktor Fundamental yang berpengaruh terhadap forex adalah
1. Faktor keuangan.
perubahan kebijaksanaan keuangan sutu negara, nilai ekspor, pendapatan, pengganguran dan lain-lain akan sangat berpengaruh terhadap nilai tukar mata uang negara tersebut.
2. Tingkat Suku Bunga.
Besar kecil tingkat suku bunga berpengaruh terhadap nilai mata uang yang kemudian berpengaruh juga terhadap suku bunga kredit, ketertarikan investor, Dan lain-lain.
3. Faktor Politik dan Sosial.
perubahan politik suatu negara, pergantian pimpinan, kabinet, tingkat keamanan, dan lain-lain. Semakin stabil negara tersebut , akan semakin baik nilai mata uangnya.
4. Kerusuhan/Bencana.
Faktor yang tidak dapat selalu diprediksi dan sangat berpengaruh (secara negatif)

Keuntungan :
* Mudah...
* Dapat menentukan harga secara global...
* Penentu trend jangka panjang (long term)...
* Pada kasus tertentu efektif untuk short term trading...

Kelemahan :
* Tidak bisa menentukan secara eksak..
* Memakan banyak waktu...
* Subyektif, terlalu banyak asumsi yang dipakai...

Saran : Perhatikan hanya berita-berita yang sifatnya sangat kuat pengaruhnya terhadap perubahan mata uang.... Ex: Payroll, teroris, perubahan suku bunga...

Data fundamental biasanya diterbitkan setiap bulan, kecuali GDP dan Employment Cost Index yang diterbitkan 4 bulanan. Semua data fundamental diterbitkan berpasangan. Angka pertama menunjukan hasil bulan lalu (Previous), sedangkan angka kedua menunjukan angka perkiraan bulan ini (Forecast).

Sumber Informasi Analisis Fundamental:1. www.forexfacory.com
Setiap berita diberi suatu ikon/tanda bagaimana berita tersebut berpengaruh terhadap pasar.
Hal itu sangat membantu, khususnya untuk trader yang menggunakan strategi volatile.

2. www.forexnews.com
Berita disajikan 24 jam nonstop. Website itu akan mempermudah anda untuk melihat gambaran umum mengenai bagaimana berita dan bank pusat mempengaruhi pasar valas.

3. www.fxstreet.com
Situs yang cukup lengkap menampilkan daftar berita beserta analisis strategi.

4. www.currencypro.com
Klik menu "Today's Market Research" dan anda akan menemukan analisis yang cukup bagus.

5. www.saxobank.com
klik Forex Trading Strategies untuk melihat ulasan mereka akan pergerakan harga hari ini.
Ada juga beberapa links analisis dari beberapa situs lain yang bekerja sama dengan saxobank.

6. www.vibiznews.com
Situs yang lengkap dengan berbahasa Indonesia. Sangat cocok digunakan sebagai panduan anda dalam trading Forex.

7. www.financeroll.com
Situs lengkap dengan memakai bahasa Indonesia. Disarankan sebelum membuka posisi melihat dulu panduan dari para Trader forex senior tersebut.


Definisi Singkat Beberapa Data Fundamental Perekonomian


All Industries Index
Indeks ini menunjukkan pergerakan harga untuk kombinasi harga yang telah di-adjust (disesuaikan) terlebih dahulu dari semua indeks perindustrian.

ABC Consumer Confidence
Adalah survey kepercayaan konsumen yang dirilis oleh lembaga riset swasta Redbook Research. Dengan skala rating berkisar mulai dari -100 hingga +100, survey ini memiliki fungsi yang sama dengan survey-survey kepercayaan konsumen lainnya.

ADP Nonfarm Employment Change
adalah sebuah indeks yang menggambarkan jumlah lapangan kerja baru yang tercipta pada bulan yang lalu, tanpa memasukan sektor pertanian didalamnya. ADP, sebagai lembaga swadaya yang memberikan solusi terhadap tenaga kerja di AS, mengumumkan indikator ini dua hari sebelum indikator Nonfarm Employment Change dikeluarkan. ADP mengklaim indikator ini adalah indikator terbaik mengenai tenaga kerja dalam Statistik Pemerintahan, tapi para Trader tidak sepenuhnya percaya akan keakuratan dan korelasi indikator ini terhadap nilai mata uang lokal.
Contoh : Jika nilai ADP Nonfarm Employment Change AS naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Average Hourly Earnings
Tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat pula dijadikan indikator inflasi. Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend jangka panjang.

Average Earnings Index (AEI)
adalah sebuah indikator yang mengukur rata-rata upah, termasuk bonus yang dibayarkan kepada pekerja.
Contoh : Jika nilai Average Earnings Index +Bonus Inggris naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami kenaikan

Bank of Canada (BOC) Monetary Policy Report
adalah sebuah laporan terperinci mengenai strategi dan kebijakan ekonomi termasuk didalamnya pembahasan implikasi bisnis dan tingkat inflasi.

BBA Mortgage Approvals
adalah sebuah indikator yang menghitung asset pemerintah yang telah dibeli oleh pihak asing sebagai investasi.
Jika nilai BBA Mortgage Approvals turun maka nilai mata uang akan mengalami penurunan.


Business Inventories
Angka persediaan barang yang telah diproduksi namun belum terjual. Merupakan salah satu komponen dalam perhitungan GDP dan dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah perekonomian di masa yang akan datang.

Business Confidence
Indeks kepercayaan bisnis yang dirilis per bulan ini menunjukkan bagaimana para pengusaha dalam mengevaluasi kondisi ekonomi dan politik saat ini dan bagaimana mereka memperkirakan prospek perekonomian dalam jangka 6 bulan ke depan.

Building Permits
adalah sebuah indikator yang mengukur pertumbuhan sektor konstruksi perumahan. Data ini merupakan indikator penting mengenai industri konstruksi semenjak peraturan perizinan mulai diberlakukan secara ketat sebelum memulai proses konstruksi.
Jika nilai Building Permits Kanada naik maka nilai mata uang CAD akan mengalami kenaikan.

Building Approvals
adalah sebuah indikator yang menghitung pertumbuhan jumlah rumah baru di suatu negara.
Contoh : Jika nilai Building Approvals Ausi lebih tinggi dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang AUD akan mengalami kenaikan.

Capacity Utilization Rate
adalah sebuah indikator suber daya alam yang tersedia dari sektor industri, pertambangan dan pertanian.
Jika nilai Capacity Utilization Rate AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

CBI Survey
Organisasi pengusaha terbesar di Inggris, memfokuskan pada menciptakan mempertahankan kondisi ideal bagi kompetisi dan kemakmuran yang optimal bagi semua. CBI menerbitkan survei tiap bulan dan empat bulan sekali terhadap penilaian pada sektor jasa dan manufaktur masa lalu, saat ini, dan yang akan datang. Indeks yang dihasilkan menunjukan pandangan responden untuk berbagai hal seperti output, penjualan, harga, investasi, dan permintaan ekspor/impor.

Challenger Layoffs
Adalah laporan bulanan mengenai jumlah pemotongan kerja yang diumumkan perusahaan-perusahaan. Dengan demikian, semakin kecil angka Challenger Layoffs, berarti semakin banyak penduduk yang bekerja. Pekerjaan berarti penghasilan, dan tingkat penghasilan berhubungan erat dengan tingkat konsumsi yang merupakan pelumas bagi roda perekonomian. Singkatnya, semakin kecil angka Challenger Layoffs, semakin sehat perekonomian.


Chicago PMI (Purchasing Managers´ Index)
Merupakan data PMI dari kawasan Chicago dan sekitarnya. Lingkup survey meliputi baik sektor indusri, maupun sektor non-industri (yang jarang disadari oleh para pelaku pasar). PMI sendiri merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti sektor bisnis mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi.
Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur aktivitas produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.


Claimant Count Change
adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat pengangguran yang ingin mendapatkan tunjangan dari pemerintah pada bulan lalu.
Contoh : Jika nilai Claimant Count Change Inggris naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami penurunan

Coincident Indicator
Adalah salah satu data penting yang menunjukkan kondisi perokonomian terkini, karena berhubungan erat dengan siklus bisnis.

Company Gross Operating Profits
adalah sebuah indikator yang menghitung pertumbuhan dari keuntungan/laba sebelum pajak dari sejumlah unit usaha yang karyawannya mencapai lebih dari 20 orang.
Jika nilai Company Gross Operating Profits Ausi lebih tinggi dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang AUD telah mengalami kenaikan

Confederation of British Industry (CBI) Distributive Trades Realized
adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat pertumbuhan sektor ritel berdasarkan pendapat para CEO perusahaan mengenai kenaikan atau penurunan penjualan sektor ritel perusahaannya pada tahun lalu. Komponen Retail Sales merupakan sebuah komponen terbesar dalam konsumsi nasional.
Contoh : Jika nilai CBI Distributive Trades Realized Inggris naik maka nilai mata uang GBP akan mengalami kenaikan

Consumer Confidence
Data ini mengukur tingkat optimisme konsumen terhadap performa perekonomian. Pada umumnya, Consumer Confidence akan tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan GDP tinggi. Data (perubahan) per bulan ini dianggap tidak berdampak signifikan pada tren secara keseluruhan.

Construction Spending
Pengeluaran konstruksi mengukur nilai konstruksi selama bulan tertentu.


Consumer Price Index (CPI)
Adalah data yang mengukur rata-rata perubahan harga yang dibayarkan oleh konsumen (dalam rata-rata) untuk sekelompok barang dan jasa tertentu. CPI merupakan indikator inflasi yang paling umum digunakan dan dianggap juga sebagai indikator keefektifan kebijakan pemerintah. Naiknya CPI mengindikasikan naiknya tingkat inflasi yang akan menyebabkan turunnya harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.
Tidak seperti indikator inflasi lainnya, yang hanya mencakup barang-barang produksi lokal, CPI juga mencakup barang-barang impor. Kelemahannya ada pada kecilnya jumlah sampel yang diambil. Para analis biasanya lebih fokus pada Core (Inti) CPI, varian dari CPI yang tidak mencakup komponen-komponen yang perubahan harganya paling tidak stabil. Core CPI dinilai lebih akurat dalam mengukur tingkat inflasi.
Contoh : Jika nilai CPI Ausi lebih rendah dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang AUD akan mengalami penurunan.

Confederation of British Industry (CBI) Industrial Trends Orders
adalah sebuah indikator yang menghitung pertumbuhan pembelian produk yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur lokal di Inggris.
Contoh : Jika nilai CBI Industrial Trends Orders turun maka nilai GBP akan mengalami penurunan.

Core CPI(Consumer Price Index)
adalah sebuah indikator yang menghitung nilai tetap dari CPI. Nilainya didapat dari total CPI dikurangi dengan komponen makanan segar. Nilai makanan segar dinilai membuat trend inflasi CPI menjadi sering berubah-ubah nilainya.
Contoh : Jika nilai Core CPI Kanada naik maka nilai mata uang CAD akan mengalami kenaikan.

Core Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index
adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat inflasi dari sisi konsumen saat membeli barang dan jasa dikurangi dengan sektor makanan dan energi.
Jika nilai Core PCE Price Index AS naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Core Durable Goods Orders
adalah sebuah indikator yang menghitung nilai tetap dari Core Durable Goods Orders. Nilainya didapat dari total Durable Goods Orders dikurangi dengan komponen bahan baku untuk sektor Transportasi.
Jika nilai Core Durable Goods Orders AS naik maka mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Core Retail Sales
adalah sebuah indikator yang mengukur pertumbuhan Retail Sales yang nilainya tetap. Nilainya didapat dari nilai Retail Sales dikurangi dengan total penjualan mobil di negara tersebut. Sektor penjualan mobil dinilai tidak tetap nilainya.
Contoh : Jika nilai Core Retail Sales Amerika naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

C S P I
Adalah kependekan dari Corporate Services Price Index, merupakan indeks yang mengukur tingkat perubahan harga dari sektor jasa.

Current Account
Adalah selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer. Merupakan bagian dari neraca perdagangan.
Dalam perhitungannya, Current Account tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indikator tren perdagangan luar negeri.

Crude Oil Inventories
adalah sebuah indikator yang dirilis mingguan yang mengukur kenaikan persediaan minyak mentah untuk dijual yang dimiliki perusahaan terkemuka di AS.
Contoh :Jika nilai Crude Oil Inventories AS naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Durable Goods Orders
adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah permintaan bahan baku oleh perusahaan manufaktur domestik. Bahan baku yang dipesan adalah bahan baku yang mempunyai umur ekonomis yang lebih dari 3 tahun seperti komponen mobil, komputer, alat-alat berat, dan pesawat terbang.
Jika nilai Durable Goods Orders AS naik maka mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Employment Cost Index (ECI)
adalah sebuah indikator yang menghitung perubahan biaya upah tenaga kerja, termasuk didalamnya adalah : gaji, upah, uang lembur dan bonus.

Existing Home Sales
Adalah sebuah laporan regional mengenai aktivitas penjualan kembali rumah bekas tinggal. Sangat berguna untuk mengetahui kondisi konsumen saat ini karena konsumen tentunya hanya akan membeli rumah jika merasa "aman" dengan kondisi keuangannya dan juga sebagai indikator ekonomi yang menghitung jumlah rumah yang terjual pada bulan lalu.
Contoh : Jika nilai Existing Home Sales AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

Export/ Import Prices
Meski tidak termasuk data penggerak utama market, harga-harga ekspor/impor juga berguna untuk mengindikasi tekanan inflasi dari perubahan kurs mata uang.
Sebagai contoh, saat dollar menguat, harga-harga impor cenderung tertekan turun. Jika sebuah produk Jepang berharga 500 yen dan kurs saat itu satu dollar sama dengan 100 yen, harga produk tersebut dalam dollar sama dengan $5. Jika dollar menguat ke level 120 terhadap yen, maka harga produk tersebut akan turun menjadi $4.17. Meski demikian, saat dollar menguat, daya saing ekspor Amerika juga akan berkurang dan karenanya harga-harga ekpor juga akan tertekan turun karenanya.
Para pakar ekonomi cenderung lebih memperhatikan data harga-harga impor yang tidak menghitung komponen minyak (Import Prices — Excl. Oil) dan harga-harga ekspor yang tidak menghitung sektor pertanian (Export Prices — Excl. Agricultural). Kedua komponen tersebut dinilai terlalu fluktuatif, mudah naik atau turun tanpa ada hubungannya dengan kurs.



Factory Orders
Adalah data yang menghitung nilai (dalam dollar) pesanan (order) baru barang-barang tahan lama (durable) dan tak tahan lama (non-durable). Data ini memberikan laporan yang lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal.
Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai akan seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut. Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar.

Federal Reserve Consumer Advisory Council
Council adalah sebuah pertemuan yang membahas kebijakan hutang Kepemilikan Rumah,perlindungan/asuransi Harta Kekayaan, dan surat pengakuan hutang


Federal Open Market Committee (FOMC)
Adalah lembaga bagian dari Federal Reserve (bank sentral Amerika) yang menetapkan kebijakan tingkat suku bunga dan kredit. FOMC merupakan lembaga pembuat kebijakan yang paling penting dalam sistem Federal Reserve. Lembaga yang saat ini diketuai oleh Ben Bernanke ini biasanya secara periodik mengadakan 8 kali pertemuan dalam setahun untuk memutuskan apakah perlu atau tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter.

FOMC Minutes
Adalah pengumuman dari Federal Reserve yang menjelaskan tentang pertemuan yang diadakan lembaga penentu kebijakan moneter Amerika ini sebelumnya.

Foreign Purchases of US Securities (TICS Data)
Adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para investor asing.

German Ifo Business Climate Index
adalah indikator ukuran yang menggambarkan keinginan perusahaan industri, konstruksi, borongan dan eceran dalam berinvestasi di Jerman. Komunitas yang terlibat telah mencapai 7000 perusahaan yang memprediksi iklim investasi selama enam bulan kedepan. Indeks ini hampir sama dengan ZEW. Indeks IFO berkisar antara -100 sampai dengan 100.
Jika nilai German Ifo Business Climate Index turun maka nilai mata uang Euro akan mengalami penurunan.

German Information and Forschung (Ifo) Business Expectations Index
adalah sebuah indikator yang mengukur nilai respon sejumlah perusahaan terhadap prospek perekonomian di masa mendatang.
Jika nilai German Ifo Business Expectations Index turun maka nilai mata uang Euro akan mengalami penurunan.

Gross Domestic Product (GDP)
Mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara, tanpa mempertimbangkan kebangsaan perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut. GDP terdiri dari 4 komponen utama yaitu: tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor.
Dirilis per kuarter, angka data ini menunjukkan persentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya. Laporan GDP terbagi dalam 3 rilis: 1) advanced — rilis pertama; 2) preliminary — revisi pertama; dan 3) final — revisi kedua dan terakhir. Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market.

Gubernur Bank of Japan (BOJ) Toshihiko Fukui

Help-wanted Index.
Adalah indeks yang menghitung jumlah lowongan pekerjaan yang diiklankan di 50 lebih surat kabar yang tersebar di seluruh Amerika Serikat. Gubernur Federal Reserve sebelumnya, Alan Greenspan, seringkali membicarakan dan mengamati indeks ini, sebab indeks ini mampu memberikan kondisi bursa tenaga kerja di AS saat ini.

H I C P
Kurang lebih sama dengan Consumer Prices Index (CPI). Merupakan indikator inflasi yang dipakai oleh European Central Bank (bank sentral Eropa).

Housing Starts & Building Permits
Housing starts adalah data bulanan yang menghitung jumlah pembangunan unit perumahan baru per bulannya. Sebagian besar data Housing Starts dikumpulkan dari jumlah aplikasi dan ijin (permits) untuk pembangunan rumah.
Data ini termasuk indikator utama. Pentingnya data ini terletak pada kemampuannya untuk memicu perubahan kondisi perekonomian, memprediksi perubahan tingkat pertumbuhan. Turunnya jumlah unit perumahan baru dapat memperlambat perekonomian dan mendorong ke arah resesi. Sebaliknya, peningkatan pada jumlah unit perumahan baru mengindikasikan tumbuhnya perekonomian.
Peningkatan bulanan yang melebihi perkiraan diartikan sebagai indikasi naiknya tekanan inflasi.

IFO Survey
Survey utama Jerman tentang kondisi usaha. Diterbitkan per bulan oleh Institute for Economic Research, salah satu lembaga riset terbesar di Jerman, indeks IFO secara umum dinilai sebagai indicator penting tentang aktivitas perekonomian, dan terkenal kehandalannya dalam mengindikasikan perubahan tren pada tingkat pertumbuhan perekonomian Jerman. Responden survey ini meliputi lebih dari 7.000 perusahaan.

Index of Commodity Prices
adalah sebuah indikator yang menghitung nilai inflasi/kenaikan harga dari sejumlah komoditi seperti gandum, wol, beras, gula, alumunium, tembaga dan emas.

Industrial Production
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Industrial Production & Manufacturing Production
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain).
Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Industrial Production & Capacity Utilization
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain).
Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Sementara Capacity Utilization merupakan pelengkap dari data Industrial Production. Capacity Utilization menghitung tingkat penggunaan modal negara yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Data ini naik-turun sejalan dengan siklus bisnis. Naiknya tingkat produksi akan menyebabkan naiknya juga data ini. Namun, sangat tingginya tingkat kesulitan dalam menyusun data ini menyebabkan market kurang mempercayai tingkat akurasinya.
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari kedua indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.

Initial (Jobless) Claims
Definisi: Indeks pemerintah yang mencatat jumlah penduduk yang untuk pertama kalinya mengisi klaim tunjangan bagi pengangguran.
Guna: Para investor memanfaatkan rata-rata empat mingguan indikator ini untuk memprediksikan tren ketenagakerjaan. Perubahan sebesar 30.000 atau lebih menunjukkan perubahan yang substansial dalam pertumbuhan lapangan kerja. Semakin rendah angka indeks, semakin kuat kondisi ketenagakerjaan.

Institute for Supply Management (ISM) Manufacturing Index
Sebelumnya dikenal dengan NAPM, efektif berubah sejak Januari 2002.
Merupakan survei penting pada aktivitas manufaktur AS yang dilakukan oleh Institute for Supply Management (ISM). Laporan biasanya dikeluarkan pada hari pertama kerja pada tiap bulannya, menyediakan pandangan awal yang detail tentang sektor manufaktur sebelum dikeluarkannya laporan employment lain.
Survei ini dikenal dengan keakuratan jangka waktunya, luasnya informasi yang ada, dan angka yang tertera pada headline-nya merupakan fungsi dari enam komponen utama : pembayaran harga, order baru, supplier, pengantaran, produksi, inventaris, dan employment. Perlu dicatat, ketiga komponen terakhir merefleksikan kekuatan supply (penawaran), sementara tiga komponen sebelumnya merefleksikan kekuatan demand (permintaan).
Dapat dilihat bagaimana trend relatif antara dua kelompok tersebut (supply dan demand) menggambarkan balance antar dua kekuatan tersebut, dan hal ini memberikan pandangan bagi kebijakan-kebijakan Federal Reserve.
Komponen pembayaran harga (Price Paid) secara luas diperhatikan karena komponen ini melibatkan unsur tekanan harga dalam sektor tersebut, angka 50 atau lebih mengindikasikan bahwa sektor tersebut sedang berkembang, sementara angka di bawah 50 menunjukan adanya penyusutan.

Institute of Supply Management (ISM) Manufacturing Prices
adalah sebuah indikator yang menghitung inflasi bulanan dari barang dan jasa yang dibeli oleh seluruh perusahaan manufaktur.

Ivey Purchasing Manager's Index (PMI)
adalah sebuah indikator yang mengukur level aktifitas dari para manager pembelian dalam mengelola semua sektor perekonomian yang tersedia.
Jika nilai Ivey PMI naik maka nilai mata uang CAD akan mengalami kenaikan.

Jobless/Unemployment Rate
Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).


Leading Indicators
Adalah gabungan dari beberapa indikator ekonomi lainnya. Indeks ini disusun untuk mendapatkan sinyal tentang tren perekonomian yang lebih up-to-date (terkini) dan konsisten.

Leading Index
adalah sebuah indikator ekonomi yang perhitungannya menggabungkan sepuluh indikator ekonomi penting yaitu rata-rata jam kerja mingguan, jumlah permintaan, ekspektasi konsumen, penjualan rumah, harga saham, dan tingkat suku bunga.
penurunan.

Manufacturing Purchasing Manager's Index (PMI)
adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat aktivitas kerja dari manajer pembelian dari sejumlah perusahaan manufaktur.

Monetary Policy Committee (MPC) Meeting Minutes
adalah sebuah pertemuan para pejabat bank sentral yang membahas tingkat suku bunga negara itu selama beberapa waktu terakhir ini.

M4 - Money Supply
Adalah data yang menghitung jumlah uang yang beredar dalam suatu perekonomian. Merupakan jumlah dari:
• Jumlah uang yang beredar dalam bentuk koin maupun kertas;
• Jumlah pinjaman dari bank, kepada perseorangan, perusahaan dan bank-bank lain;
• Jumlah uang yang dipinjam oleh pemerintah.
Para pakar moneter meyakini bahwa Money Supply ini adalah indikator yang bagus untuk memprediksi tingkat inflasi. Namun, korelasinya menjadi tidak dapat diandalkan sejak liberalisasi finansial pada tahun 80‘an.

National Association of Home Builders (NAHB) Housing Market Index (HMI) adalah sebuah index yang menghitung permintaan rumah tinggal yang baru saja dibangun di suatu negara.
Contoh : Jika nilai NAHB Housing Market Index di AS lebih rendah dari prediksi pasar maka nilai nata uang USD akan mengalami penurunan

Nationwide House Prices
adalah sebuah indikator yang menghitung perubahan rata-rata harga rumah di Inggris. Indikator ini merupakan indikator utama dalam mengukur tingkat kenaikan harga (inflasi) di sektor perumahan.
Contoh : Jika nilai Nationwide House Prices Inggris turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami penurunan.


Net Capital Flows (TICS Data)
Adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para investor asing.

Net Lending to Individuals
adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah hutang yang termasuk didalamnya adalah kredit perumahan, kartu kredit dan transfer elektronik.
Contoh : Jika nilai Net Lending to Individuals Inggris turun maka nilai mata uang GBP akan mengalami penurunan.


New York Empire State Manufacturing Index
Survey bulanan terhadap para industriawan yang diadakan di area New York dan sekitarnya oleh Federal Reserve New York. Partisipan survey ini mewakili berbagai macam sektor industri.

New Home Sales
adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah rumah baru yang juga telah dijual pada bulan lalu.
Jika nilai New Home Sales AS turun maka mata uang USD akan mengalami penurunan.

Nonfarm Productivity
adalah sebuah indikator yang mengukur produksi nasional dari barang dan jasa diluar sektor pertanian.
Jika nilai Nonfarm Productivity AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

Non-farm Payrolls
Jumlah tenaga kerja baru dari sektor non pertanian yang bekerja baik full-time maupun part-time yang mendapat upah/gaji resmi dari lebih dari 500 perusahaan swasta maupun publik.

Personal Consumption Expenditures – PCE
Kurang lebih sama dengan CPI, PCE adalah laporan (lebih tepatnya bagian dari laporan Personal Income) yang dirilis oleh Biro Analisa Ekonomi Departemen Perdagangan. PCE mengukur tingkat perubahan harga barang-barang dan jasa. Komponen data ini terdiri dari pengeluaran-pengeluaran rumahtangga kontan maupun kredit untuk semua jenis barang baik tahan lama, tidak tahan lama, maupun jasa.

Personal Consumption/Spending
Adalah indikasi dari jumlah yang dibelanjakan untuk barang dan jasa dalam suatu periode waktu (bulan) tertentu dan juga sebuah indikator yang mengukur jumlah konsumsi masyarakat untuk membeli barang dan jasa.

Personal Income
Adalah data yang dihitung dari komponen gaji dan upah dari data Non-Farm Payrolls.



Philadelphia Fed Index (Business Outlook Survey)
Adalah survey bulanan terhadap para industriawan di kawasan sekitar negara bagian Pennsylvania, New Jersey dan Delaware. Perusahaan yang disurvey mengindikasikan perubahan pada seluruh aktivitas bisnis dan berbagai macam aktivitas perindustrian mereka. Yang ditanyakan meliputi tenaga kerja, jam kerja, pesanan-pesanan, persediaan barang, pengiriman, pembayaran-pembayaran dan penerimaan-penerimaan. Angka indeks di atas nol berarti ekspansi, dan kontraksi jika di bawah nol.
Data ini dianggap sebagai indikator perubahan yang bagus dalam segala hal yang berhubungan dengan industri. Dinilai akurat karena menggambarkan kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.

Presiden European Central Bank (ECB) adalah Jean-Claude Trichet

Producer Price Index (PPI)
suatu indikator ekonomi yang menghitung tingkat inflasi dari barang-barang yang dibeli oleh produsen atau perusahaan manufaktur(pengolah barang). Jika tingkat inflasi barang dan jasa yang dibeli oleh produsen naik, maka nantinya produsen juga akan menaikan harga barang dan jasa untuk menutup kenaikan harga bahan baku yang telah dibeli. Jika harga barang dan jasa naik maka itulah sebagai awal mula pemicu inflasi dan pemerintah bersama bank sentral akan mencoba menaikan tingkat suku bunga. Tidak sebagus CPI dalam mengindikasi tekanan inflasi. Tetapi karena memasukkan komponen barang-barang yang sedang dalam proses produksi, PPI seringkali dapat sekaligus memperkirakan CPI.

Productivity
Mengukur perubahan dalam jumlah barang dan jasa yang diproduksi per unit. Menggabungkan input buruh dan modal. Harga unit dari komponen buruh adalah indikator yang berguna untuk mengukur tekanan terhadap upah. Produktivitas menjadi semakin penting artinya dalam beberapa tahun terakhir sejak Federal Reserve mulai memberi perhatian pada perkembangan trend dan tingkat inflasi.


PSNCR - Public Sector Net Cash Requirement
Adalah jumlah uang yang harus dipinjam pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya. Pemerintah seringkali mengeluarkan lebih dari yang mereka terima dari penerimaan pajak, dan satu-satunya cara untuk menambah kekurangan tersebut adalah dengan meminjam.

Purchasing Managers’ Index (PMI)
PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi.
Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap terbaik dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.

Real GDP
Para pakar makroekonomi cenderung lebih memperhatikan Real GDP sebab data ini juga memperhitungkan tingkat inflasi, tidak sebagaimana halnya (Nominal) GDP yang hanya merefleksikan tingkat perubahan harga-harga.

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ)
Adalah Bank Sentral New Zealand

Retail Sales
Data ini menghitung total penerimaan toko-toko ritel, tanpa memasukkan komponen pengeluaran untuk sektor jasa di dalamnya. Data bulanan ini menunjukkan persentase perubahan dari data bulan sebelumnya. Angka negatif menunjukkan jumlah penjualan menurun dari penjualan bulan sebelumnya.


RICS Housing Market Survey
Adalah laporan bulanan tentang bursa perumahan di Inggris dan Wales. Datanya didapat dari kontribusi para surveyor 10 kawasan seluruh negeri, dan meliputi analisa aktivitas, perubahan harga dan tingkat transaksi.
RICS sendiri adalah kependekan dari The Royal Institution of Chartered Surveyors. Merupakan suatu lembaga riset independen terbesar di bidang properti dan konstruksi di Inggris.

Sekretaris Bendahara Negara AS, Henry Paulson

Schweizerischer Verband für Materialwirtschaft und Einkauf (SVME) Purchasing Manager's Index (PMI)
adalah indikator PMI yang biasa digunakan oleh negara Swiss. PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi. Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.

TD Securities Melbourne Institute (TDMI) Inflation Gauge
adalah sebuah indikator yang menghitung nilai inflasi dari harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen. Institut Melbourne bekerjasama dengan TD Securities merelease indikator ini setiap bulannya.

Treasury International Capital (TIC) Net Long-Term Transactions
adalah sebuah indikator yang mengukur selisih investasi dari investor asing dan lokal disuatu negara.
Jika nilai TIC Net Long-Term Transactions AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami penurunan.

Tertiary Industry Activity Index
adalah sebuah indikator yang menghitung total pengeluaran/konsumsi di sektor jasa.
Contoh : Jika nilai Tertiary Industry Activity Index Jepang lebih tinggi dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang Yen akan mengalami kenaikan.

Trade Balance
Trade balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara dalam suatu periode tertentu. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi ekspor).

Trade Balance & Current Account
Trade Balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi ekspor).
Sedangkan Current Account adalah jumlah dari Trade Balance ditambah dengan pendapatan bersih dari luar negeri.
Trade Balance atau Current Account dapat dipandang dari dua sisi: sebagai selisih ekspor dan impor, maupun sebagai kurang lebih selisih dari tingkat tabungan nasional dan tingkat investasi nasional. Jeleknya data ini secara umum diartikan sebagai berkurangnya tingkat persaingan negara tersebut. Namun, jeleknya data ini juga dapat diartikan sebagai kuatnya perekonomian, jika jeleknya data tersebut dikarenakan tingkat investasi nasional tumbuh lebih pesat daripada tingkat tabungannya.


Trimmed Mean CPI
adalah sebuah indikator yang merupakan turunan dari CPI. Nilainya didapat dari nilai CPI nominal dikurangi diskon(potongan harga).
Contoh : Jika nilai Trimmed CPI Ausi lebih tinggi dari nilai prediksi pasar maka nilai mata uang AUD akan mengalami kenaikan.

Unit Labor Costs
adalah sebuah indikator yang mengukur level korelasi antara upah per jam dengan produktivitas, atau juga output per jam dikurangi inflasi.
Jika nilai Unit Labor Costs AS naik maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Unemployment Claims
adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah orang yang gagal mendapatkan asuransi pengangguran untuk pertama kali hingga minggu lalu.
Jika nilai Unemployment Claims AS turun maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

Unemployment/Jobless Rate
Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).


University of Michigan Consumer Sentiment Index
Adalah hasil survey tentang kepercayaan konsumen yang diselenggarakan oleh University of Michigan. Merupakan indikator kepercayaan konsumen Amerika yang paling banyak diperhatikan.
Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis karena menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini dan harapan pada masa mendatang.
Data survey diambil dengan cara mengirimkan kuesioner ke sekitar 5.000 rumah tangga di seluruh negeri sebagai sampel yang mewakili, di mana kurang lebih 3.500 diantaranya merespon. Kuesioner tersebut berisi 5 pertanyaan yaitu (1) rating kondisi usaha di lingkungan rumah tangga tersebut, (2) rating kondisi usaha dalam enam bulan, (3) ketersediaan lapangan kerja di lingkungan rumah tangga tersebut, (4) ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan, dan (5) penghasilan keluarga dalam enam bulan.
Consumer Confidence ini berhubungan erat dengan tingkat pengangguran, inflasi, dan penghasilan riil. Umumnya, kepercayaan konsumen akan tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi.

Pasar-pasar finansial menerjemahkan naiknya angka indeks ini sebagai indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. Tingginya tingkat konsumsi pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.

Wakil FED dari Chicago, Charles Evans



Wholesale Inventories
Laporan Wholesale Inventories ini mencakup statistik persediaan dan penjualan dari tahapan kedua proses manufaktur. Meski demikian, data penjualan dalam laporan ini tidak menggambarkan secara jelas mengenai belanja per kapita sehingga karenanya tidak berpengaruh signifikan bagi market.
Wholesale Inventories kadang menunjukkan perubahan yang cukup tajam pada angka persediaan agregat (persediaan agregat adalah jumlah keseluruhan dari persediaan pada level manufaktur, grosir, dan ritel), yang mungkin berdampak pada proyeksi GDP. Jika demikian, Wholesale Inventories mungkin memicu reaksi kecil dari market. Namun, data ini lebih sering lewat begitu saja tanpa diperhatikan kecuali oleh para pakar ekonomi.

Wholesale Sales
adalah sebuah indikator yang mengukur nilai pertumbuhan penjualan dalam skala besar.
Contoh : Jika nilai Wholesale Sales Kanada turun maka nilai mata uang CAD akan mengalami penurunan.


ZEW Current Situation dan Economic Sentiment
Adalah hasil survey dari lembaga riset ZEW Jerman yang memberikan gambaran dan penilaian mengenai kondisi perekonomian Jerman saat ini.




Beberapa Data Ekonomi dan Pengaruhnya terhadap mata uang USD:
  • Avarage Earning Naik, USD, USD Menguat
  • Balance of Payment Naik, USD Menguat
  • Budget Deficit Turun, USD Menguat
  • Business Inventories Turun, USD Menguat
  • Capacity Utilization Naik, USD Menguat
  • Car Sales Naik, USD Menguat
  • Chicago PMI (Purchasing Management Index) Naik, USD Menguat
  • Construction Spending Naik, USD Menguat
  • Consumer Confidence Index (CCI) Naik, USD Menguat
  • Consumer Credit (CI) Naik, USD Menguat
  • Consumer Price Index (CPI) Turun, USD Menguat
  • Consumer Spending (Expenditure) Turun, USD Menguat
  • Cost of Living Naik, USD Menguat
  • Current Account Turun, USD Menguat
  • Corporate Profit Naik, USD Menguat
  • Deflation Naik, USD Menguat
  • Discount Rate Naik, USD Menguat
  • Durabel Goods Orders Naik, USD Menguat
  • Economic Monetary System (EMS) Naik, USD Menguat
  • Factory Orders Naik, USD Menguat
  • Federal Budget Naik, USD Menguat
  • Federal Reserve Fund Naik, USD Menguat
  • Gross Domestic Product (GDP) Naik, USD Menguat
  • Gross national Product (GNP) Naik, USD Menguat
  • Housing Start Naik, USD Menguat
  • Industrial Productions Naik, USD Menguat
  • Invisible Trade Turun, USD Menguat
  • Jobless Claims Naik, USD Menguat
  • Leading Indicators Naik, USD Menguat
  • Money Supply (M,M,M,M) Naik, USD Menguat
  • National Association Purchasing Managers (NAPM) Naik, USD Menguat
  • Non Farm Payrolls Naik, USD Menguat
  • Personal Expenditure Naik, USD Menguat
  • Personal Income Turun, USD Menguat
  • Prime Rate Naik, USD Menguat
  • Product Price Index (PPI) Naik, USD Menguat
  • Public Sector Debt Repayment Naik, USD Menguat
  • Retail Sales Turun, USD Menguat
  • Trade Balance Naik, USD Menguat
  • Trade Devicit Turun, USD Menguat
  • Trade Weighted Index Turun, USD Menguat
  • Unemployment rate Turun, USD Menguat
  • Unit Labour Cost Naik, USD Menguat
  • Value Added Tax Naik, USD Menguat
  • Visible Trade Naik, USD Menguat
  • Whole Sale Price Index Naik, USD Menguat
  • Whole Sale Order Naik, USD Menguat
Read more »

Analisis Investasi

Mampukah musuh besar investasi dilawan?

Apakah Anda tahu masalah terbesar yang menghalangi keberhasilan pemodal dalam berinvestasi di pasar berjangka? Anda mungkin akan terkejut jika mengetahui bahwa masalah terbesarnya adalah diri sendiri!
Meskipun terdapat banyak bentuk kerugian di pasar berjangka, hanya ada beberapa cara yang dapat dilakukan guna memperoleh keuntungan dan bahkan lebih sedikit cara untuk menahannya.

Investor biasanya mengeluarkan banyak uang setiap tahun untuk menghadiri seminar dan membeli buku, tetapi mereka sedikit meluangkan waktu dan tenaga untuk mempelajari perilaku-perilaku yang mendukung keberhasilan.

Mengapa demikian? Karena peraturan investasi, metode-metode, dan indikator-indikator fundamental maupun teknikal yang bersifat spesifik, objektif, dan membutuhkan pengertian yang lebih dari sekadar hafal di luar kepala. Dengan kata lain, mudah dipelajari dan digunakan.



Perilaku ataupun sikap yang mendukung keberhasilan, di sisi lain, sulit untuk dapat diketahui. Agak subjektif sifatnya, terkait dengan situasi dan kondisi, serta sangat tergantung dari investor itu sendiri karena setiap orang adalah unik dengan watak yang berbeda-beda.

Karena alasan itu, tidak ada peraturan tertentu yang dapat dipergunakan investor. Seringkali, pemodal tidak dapat mengidentifikasi masalah yang memerlukan perbaikan. Jika tidak tahu apa yang perlu diubah, mereka pasti tidak terbuka dalam menerima nasihat teknis yang dapat membantu menuju satu perubahan.

Ada banyak metode investasi yang menguntungkan dan hal itu berhasil. Cara terbaik supaya suatu metode bisa bekerja dengan baik adalah jika pemodal mengikuti sinyal-sinyalnya tanpa kebimbangan.

Artinya, pemodal harus memenangkan pertarungan dalam diri sendiri terlebih dahulu sebelum me-raih keuntungan di pasar berjangka.

Bagi investor yang mulai memerhatikan bagian mental dari berinvestasi di pasar berjangka, hasilnya akan bertambah baik dengan cepat. Sebaiknya Anda mencari jawaban untuk dua pertanyaan berikut ini.

Pertama, bagaimana saya bisa bertambah baik sebagai seorang investor? Kedua, bagaimana bisa yakin bahwa parameter satu-satunya yang menyebabkan kekalahan atau kemenangan di pasar berjangka adalah metode yang saya miliki dan bukan diri sendiri?

Rahasia berhasil

Apakah Anda tahu jawabannya? Ya...pada dasarnya apa yang perlu dilakukan adalah mengubah diri sendiri, sehingga boleh dikatakan rahasia untuk berhasil di pasar berjangka tidak terletak dalam penemuan indikator yang luar biasa maupun metode yang rumit, melainkan dalam diri setiap investor.

Walaupun demikian, kebanyakan pemodal pada umumnya akan membicarakan kepentingan dari aspek psikologis dalam berinvestasi dengan kata-kata manis dan hanya untuk basa-basi.

Namun, pada kenyataan tidak melakukan apapun terhadapnya. Sebaliknya, ada investor yang telah berhasil melakukan lebih dari sekadar membicarakannya. Mereka melatih secara terus-menerus perilaku untuk melakukan hal yang benar selama berinvestasi.

Secara sederhana dan singkat, hal yang benar adalah mengikuti metode yang telah diuji coba dan Anda percayai tanpa keraguan sedikitpun. Kenyataannya adalah apabila investor melatih diri sendiri untuk menjadi disiplin dan fokus dalam berinvestasi, pemodal itu tidak lagi membutuhkan metode terbaik dalam sejarah untuk berhasil dalam berinvestasi.

Yang dibutuhkan hanya suatu metode yang memadai. Jadi, Anda boleh saja mempunyai metode yang luar biasa dan menerapkan peraturan manajemen resiko yang ketat, namun apabila tidak mengikutinya dengan baik, Anda tidak akan berhasil di pasar berjangka.

Kunci untuk berhasil bukan metode yang dipergunakan, melainkan diri Anda sendiri! Pasar sebetulnya digambarkan seperti lautan, yang bergerak naik dan turun tanpa memerhatikan apa yang diinginkan.

Pasar tidak mengetahui sama sekali keberadaan pemodal dan investor tidak dapat mengendalikan pasar lebih dari pada seorang pelaut yang ingin mengendalikan lautan.

Namun, investor dapat mengendalikan perilaku atau sikap sendiri. Sudah diketahui dari pengalaman bahwa pada saat investor membiarkan perasaan mereka memengaruhinya secara berlebihan, pemodal cenderung membuat keputusan yang keliru dan mahal.

Sebaliknya, investor yang belajar bagaimana perasaan mereka berdampak terhadap pengelolaan uang dan dapat mengendalikannya, maka mereka akan memperbaiki keuntungan secara signifikan.

Sebagai kesimpulan, boleh dikatakan seorang investor sebaiknya melatih perilakunya terlebih dahulu sebelum memutuskan masuk ke pasar. Hal itu dilakukan supaya mampu mengendalikan perasaan saat bertransaksi.

Ini bukan suatu pekerjaan yang ringan, tetapi bisa dan sedang dilakukan oleh investor-investor yang telah sukses.

Pada kenyataan, tidak seorangpun akan mencapai sukses yang konsisten tanpa menguasai diri sendiri dan disiplin diri.

Jika begitu, kenapa kebanyakan investor yang sering kalah atau menderita kerugian masih saja membicarakan persoalan yang penting ini, tetapi tidak melakukan apapun?

Semoga Anda secepatnya dapat mengalahkan musuh terbesar dan mengendalikan perasaan dalam berinvestasi di pasar berjangka! Salam sejahtera.

Jika anda belum punya account Marketiva silahkan anda daftar MARKETIVA

Untuk panduan cara mendaftar di Marketiva bisa anda lihat di CARA DAFTAR MARKETIVA
Read more »

Menggunakan Exit Stop Loss dan Exit Target

Pertanyaan umum: Apakah kalau saya trading harus selalu pantengin monitor dan selalu terhubung ke internet? Maksudnya mungkin agar bisa menutup posisi apabila keuntungan telah didapatkan. Hehehe, ini pertanyaan trader pemula banget sih, tapi akan tetap kita bahas ya... Jawabannya adalah kita tidak perlu tongkrongin seharian itu komputer, kan capek badan ;) Anda bisa tinggalin posisi dan nanti bisa terlikuidasi otomatis apabila anda telah menetapkan nilai exit target dan stop loss nya. Jadi waktu yang anda gunakan untuk trading kira kira seperti ini: 15 menit analisa, 10 menit untuk order masuk posisi dan setting exit ordernya. Sisa waktu bisa anda gunakan untuk kegiatan sehari hari seperti biasa. Jadi tidak perlu campur tangan anda lagi, kalau keuntungan sudah mencapai exit target maka akan ditutup, atau kerugian sudah tidak dapat di tolerir dan harga exit target telah tersentuh maka posisi juga akan ditutup otomatis.

Exit target: adalah tingkat harga dimana anda ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu telah anda dapatkan. Anda dapat mengatur exit target ketika anda membuka posisi atau kapan saja selagi posisi tersebut masih open. Exit target juga dikenal dengan istilah Take Profit atau sering disingkat dengan TP.

Order Stop-loss: menjamin suatu posisi dilikuidasi secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan untuk membatasi potensi kerugian yang mungkin terjadi jika market bergerak melawan posisi anda. Stop Loss biasa disingkat SL.

Contoh exit target dan exit stop-loss:
Anda memiliki posisi long yang dibuka pada harga 1.2000, maka exit target anda harus lebih tinggi, sebagai contoh 1.2020, dan exit stop-loss di tingkat yang lebih rendah, misalnya 1.1980. Apabila anda membuka posisi short di 1.2000, nilai exit target harus lebih rendah, misalnya 1.1980, dan exit stop-lossnya lebih tinggi misalnya 1.2020.

Baik exit target maupun exit stop-loss nilai yang anda tetapkan adalah dalam harga, bukan banyaknya poin atau pip. Seperti contoh di atas, apabila anda ingin menutup posisi dengan keuntungan 20 pip, pada posisi long yang anda buka dengan harga 1.2000, maka exit targetnya adalah 1.2020 yaitu harga buka 1.2000 + 20 poin = 1.2020.

Beberapa kasus yang sering dialami trader berkaitan dengan exit target dan stop loss
Posisi saya tidak ditutup padahal saya yakin harga menyentuh angka Exit Target tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Sebagai contoh, anda melakukan transaksi Short di EUR/USD dan exit target di 1.3125. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.3125, tapi dalam hal ini exit target anda tidak tersentuh.

Hal ini dikarenakan 1.3125 adalah harga diagram yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,3125, maka Offer = harga di charting + 1/2 spread = 1,3125 + 1 = 1,3126. Sehingga harga sebenarnya masih di level 1,3126.

Posisi saya ditutup padahal saya yakin harga tidak menyentuh angka Stop Loss. Apa yang sebenarnya terjadi?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh: anda melakukan transaksi Short di GBP/USD dan memasang Stop loss di level 1.8943. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.8942. Tapi dalam hal ini SL anda tersentuh.

Hal ini dikarenakan 1.8942 adalah Harga diagram, yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,8942, maka Offer = harga charting + 1/2 spread = 1,8942 + 2 = 1,8944. Sehingga harga sebenarnya sudah berada di level 1,8944.

Yang penting anda perhatikan disini adalah Spread, dan perlu diingat juga bahwa spread itu tidak tetap dan sewaktu waktu dapat berubah nilainya, terutama pada saat keluar berita yang mengakibatkan pergerakan harga tidak stabil.

P.S:

* Dalam contoh di atas, spread untuk EUR/USD adalah 2, dan GBP/USD adalah 4.
* BID adalah harga Anda menjual ke dealer, dan OFFER adalah harga Anda membeli dari dealer. Dalam hal ini harga BID selalu lebih rendah dari harga OFFER.

Untuk belajar candlestick bisa anda lihat di candlestick
Read more »

Tehnik Switching Untuk Menyelamatkan Trading Forex

SWITCHING penting dilakukan guna menghindari kesalahan posisi yang berujung fatal. Saat kita memperkirakan harga akan naik, tapi kenyataannya harga terus turun dan turun. Bila demikian, mengapa kita terus bertahan pada keyakinan yang salah?

Switching merupakan suatu cara untuk melakukan pergantian arah secara cepat dengan cara menutup posisi kita (cut loss) yang sedang merugi karena ternyata harga bergerak berlawanan dengan prediksi yang kita lakukan. Pada saat itu kita membuka posisi baru dengan mengikuti harga yang bergerak berlawanan tersebut dan berharap akan mendapatkan keuntungan pada posisi yang kedua lebih besar dari posisi sebelumnya yang sudah merugi karena kita cut loss.

Ya, masalahnya adalah sejauh mana kita meyakini bahwa posisi kita salah. Ini juga bukan hal remeh. Perlu pengetahuan dan seperangkat analisis untuk bisa sampai pada kesimpulan bahwa kita memang salah, dan harus segera diubah.

Tentu istilah “jangan melawan harga pasar” harus lebih diutamakan daripada bersikap egois dan menyatakan harga akan kembali lagi. Switching semata-mata bersifat personal. Semua berdasarkan analisis personal di mana hanya kita yang bisa meyakini. Trend adalah sahabat anda. Meyakini trend berarti menghilangkan egoisme.

Kerugian pada posisi salah yang pertama perlu segera ditutup dan kita segera mengambil langkah lain untuk mengambil keuntungan. Lalu, bagaimana kalau analisis kedua kita ternyata salah? Dan harga memang benar-benar sesuai prediksi pertama? Apakah kita harus melakukan switching ulang?

Semua keputusan memang terserah Anda. Tapi baik bila memperhatikan hal ini: bila berturut-turut kita melakukan analisis yang salah, tutup chart Anda dan refreshing melakukan penyegaran, evaluasi mengapa kok selalu terjadi kesalahan.

Untuk itu, ada baiknya juga memperhatikan ungkapan William O’Neil ini:


“Kebanyakan investor yang tidak punya skill, keras kepala menahan kerugiannya ketika kerugiannya masih kecil. Mereka beralasan akan bisa keluar dengan keuntungan yang minimal. Mereka tetap menunggu dan menunggu dan berharap sampai kerugiannya menjadi keuntungan. Namun disayangkan biaya yang dikeluarkan juga cukup besar.”


Maka stop loss sangat berguna di sini untuk membatasi diri dan memperbaiki disiplin trading kita.

Sukses untuk trading hari ini …
Read more »

BGX Strategi

Trading MARKETIVA dengan Strategi BGX Sistem

Kami akan menjelaskan mengenai strategi BGX yang bisa anda terapkan saat trading forex online di MARKETIVA

Cara trading disini menggunakan strategi BGX sytem untuk menentukan Open position dan exit .

Mata uang uang disarankan GBP/USD, EUR/USD, USD/CHF, EUR/JPY (pilih salah satu saja). Waktu trading pada saat US open (19.00 WIB) atau Europe Open (14.00 WIB)

Indikator yang digunakan
1. Time frame grafik 30 menit Candle Stick atau Bar
2. Garis WMA 5 (warna biru) WMA 20 (Oranye) dan WMA 100 (hijau)
3. Indikator RSI 14 (default)

Untuk mensetup Indikator BGX Sistem di Platform Marketiva, setelah login melalui Streamster Anda bisa langsung mensetup indicator-indikator diatas dengan cara seperti ini:

1. Time frame 30 menit dan Candle Stick atau Bar
Klik kanan pada bagian bidang yang menampilkan grafik (charting)Akan muncul beberapa pilihan (options). Pilihlah “Timescale” Lalu klik “30 minutes“ (30 menit) maka data grafik akan memunculkan data harga (Open, High, Low, Close) setiap 30 menit. Klik kanan lagi bidang grafik pilih “Style”. Lalu klik "Candlesticks" atau "Bar Chart" (terserah Anda). Gambar grafik akan berubah sesuai pilihan Anda

2. WMA 5 (Biru) dan WMA 20 (Oranye) WMA 100 (Hijau)
Klik kanan bidang grafik, maka akan muncul options. Pilih “Indicators” setelah itu pilih "Moving Average". Muncul Tab Pilihan; pada kolom "Type" pilih "Weighted"(WMA=Weightening Moving Average). Ubahlah angka default kolom "Period" menjadi "5" lalu klik “Line Color" kotak warnanya pilih warna “Biru”. Klik "OK". Anda sekarang memiliki garis WMA 5 warna Biru. Lakukan hal yang sama untuk membuat garis WMA 20 warna oranye dan garis WMA 100 warna hijau.
Bila sudah Anda lakukan, maka Anda sekarang memiliki 3 garis WMA yaitu WMA 5 (biru), WMA 20 (Oranye) dan WMA 100 (hijau) pada grafik harga Anda.

3. Indikator RSI 14
Klik kanan bidang grafik, akan muncul options. Pilih “Indicators” setelah itu pilih "Relative Strenght Index (RSI)" . Isi kolom "periode" dengan 14

4. Cobalah “Save” settingan Anda ini sehingga Anda tidak perlu mengatur setting-annya setiap kali login.
Untuk Men-“save” Klik kanan Bidang Grafik kemudian pilih “Save Chart “ Isi Nama file sesuai selera Anda mis; “BGX System” setelah itu klik "OK". Settingan Anda sudah tersave aman.
Untuk menghapus, mengedit mengatur dsb Anda bisa lakukan dengan cara yang sama. Tinggal klik Kanan bidang grafik (Charting).


Aplikasi BGX System
WMA 5 (biru) untuk mengikuti harga market.
WMA 20 (oranye) untuk konfirmasi entry (OP)
WMA 100 (hijau) untuk identifikasi trend harian

Bersiap Ambil Posisi “Buy” Bila:
WMA 5 mengcross WMA 20 dari bawah ke atas
WMA 5 dan WMA 20 berada di atas WMA 100
RSI berada di atas point 50 (garis tengah)
Entry (OP) saat harga 30 pip di atas harga cross WMA 5 dan WMA 20

Bersiap Ambil Posisi “Sell” Bila:
WMA 5 mengcross WMA 20 dari atas ke bawah
WMA 5 dan WMA 20 berada di bawah WMA 100
RSI berada di bawah point 50. Entry (OP) saat harga 30 pip di bawah harga cross WMA 5 dan WMA 20

Target point 30 pip dan stop loss minus 5 dari persilangan (cross) WMA 5 dan WMA 20

Contoh Trading :
Bila suatu saat WMA 5 mengcross WMA 20 dari atas ke bawah pada titik harga 1.2530 serta RSI menunjukan posisi di atas garis tengah (50). Bersiaplah mengambil posisi “BUY” pada saat harga 30 pip di atas harga cross (1.2530 + 0.0030 (30 pip)) yaitu di 1.2560. Lalu pasang stop loss minus 5 pip di bawah garis cross (1.2530 – 0.0005) yaitu di 1.2525.

Gunakan uang virtual terlebih dahulu sampai Anda benar-benar mengenal Forex Trading Online ini. Pilihlah strategi yang sesuai dengan diri Anda sendiri. Dan jangan pernah berhenti untuk selalu menambah pengalaman dan pengetahuan Anda di bidang ini.

Tips Trading forex yang lainnya bisa anda lihat di Sidus Strategi

Anda belum daftar Marketiva? Lihat cara daftarnya di CARA DAFTAR MARKETIVA
Read more »

Interest Rate Strategi

Marketiva - Online Forex Trading

Banyak berpendapat bahwa Efek News ini selalu menghasilkan pergerakan yang luar biasa dari currency pair. Tetapi penulis beranggapan bahwa Interest Rate News ini di posisi sebagai berikut :

Coba anda lihat dulu posisi currency pair dalam market di MARKETIVA saat menjelang interest news release.
Jika currency pair berada dalam posisi tertekan, maka akan memberikan efek yang cukup luar biasa, namun jika currency pairnya tidak dalam posisi tertekan, rasanya efeknya juga tidak begitu besar.

Hal ini mengindikasikan bahwa yang penting dari Release Interest Rate “Kenaikan Suku Bunga” ini bukanlah News itu sendiri melainkan hanyalah proses KESEIMBANGAN dari currency tersebut.

Nah, kalau begitu…ngapain lagi eforia dengan Interest Rate…sampe-sampe gak tidur segala nungguin News nya release, lebih baik jika anda lakukan analisis terlebih dahulu posisi rate tersebut dengan posisi currency pair yang didukungnya.

Mempelajari FOREX MARKETIVA memang agak rumit, tapi apa salahnya just follow the leader?

Amati pergerakan dimana mereka ambil posisi BUY dan sell, kapan dan berapa mereka ambil STOP LOSS dari arah pergerakan dan alasan mereka kenapa profit, kenapa loss kenapa no trade...

Selain Interest Rate ada juga NFP yang setiap kali keluar beritanya akan sangat berdampak besar bagi pergerakan market. Mau tahu tips dan strategi mengahadapi NFP? lihat di sini NFP STRATEGI.
Read more »

GBP/USD Strategi

KHUSUS UNTUK GBP/USD MARKETIVA
Caranya :
1. Lihat posisi open hari ini di MARKETIVA
2. Lihat posisi change pada saat mau trading
3. Start trading 12.00 s.d 21.00 maximal 23.00 wib
4. open posisi bila change bergerak ke angka +20 atau -20
5. Take profit 20 s.d 60 pips Stop Loss 30 pips / trade
6. besarnya Quantity 20 s.d 30 % dari modal / per trade

contoh :
Hari ini open di titik 1.9600, buy jika tersentuh 1.9620 dan sell jika tersentuh 1.9580
Take profit 20 s.d 60 pips dan stop loss 30 pips

Catatan :
Karakter GBP/USD ini adalah jika pair ini bergerak ke angka change 20 maka rata rata akan meluncur dan akan reverse di angka change 30 s.d 40.
GBP/USD akan sideways di change 20 dan 30, sideways biasanya disebabkan hari sebelumnya terjadi pergerakan harga yang cukup besar sekitar 100 s.d 200 pips, maka pair ini hari berikutnya biasanya akan sideways.
GBP/USD Strategi sangat mudah diterapkan... Jadi selamat trading forex di MARKETIVA
Read more »

News Strategi

TIPS MENGHADAPI NEWS MARKETIVA.
Berikut ini 10 ( sepuluh ) Besar Peringkat News MARKETIVA yang perlu di perhitungkan :
1. NonFarm_Payroll USA (efek 100 – 200 pips).
2. Trade Balance USA (efek 70 – 120 pips).
3. Interest Rate Statements (efek 100 pips).
4. Durable Good (efek 50 – 100 pips).
5. Producer Price Index (efek 50 – 60 pips)
6. PPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips)
7. Consumer Price Index (efek 50 – 60 pips).
8. CPI excl. Food and Energy (efek 50 – 60 pips).
9. Trichet, Bernanke, & Fukui Speaks (efek 30 – 100 pips).
10. Unemployment Rate (efek 30 – 50 pips).

Nah, silahkan anda gunakan perangkap pada 10-15 menit menjelang News ini muncul. Selain dari News ini, silahkan abaikan saja[tidak berguna]...

Caranya:
* Open Streamster MARKETIVA dengan time frame 30 Menit
* Lihat harga sekarang
* Open 25 sampai 30 pips dari harga sekarang, misal harga GBPUSD sekarang adalah 1.8425, maka anda bisa open BUY STOP 1.8450 dan SELL STOP di 1.8400.
* Ambil Target sesuai dengan Kekuatan EFEK nya, misal Take Profit = 50 (TP terserah anda)
* Jangan lupa pakai Stop Loss 50% dari target anda, misal Stop Loss = 30


Strategi ini memang tidak sepenuhnya berhasil, jadikan sebagai second opinion dalam mengambil keputusan.

Strategi dalam menghadapi news NFP akan kami bahas tersendiri karena memang news NFP adalah news yang sangat penting dan mampu mengerakan pasar secara signifikan, Cara trading saat news NFP muncul bisa anda lihat di NFP STRATEGI
Read more »

Teknik Perangkap Dua Arah


Sebelum membahas teknik perangkap dua arah yang akan diterapkan di marketiva sebaiknya anda terlebih dahulu daftar di marketiva, lihatlah cara daftarnya di cara daftar marketiva

Teknik perangkap seperti ini cukup populer di kalangan trader Marketiva dan sangat menguntungkan bila diterapkan saat event-event ekonomi penting. Tidak memerlukan indikator, yang diperlukan hanya kemampuan untuk memasang harga order (pesan harga) dan akan lebih baik lagi bila Anda memiliki pengetahuan Fundamental analisis.

Waktu trading adalah saat US open sekitar jam 19.00 WIB (GMT +7) atau sesuai dengan keluarnya data ekonomi penting dari Amerika. Untuk mengetahui berita dan data ekonomi yang akan keluar pada hari itu, saya sarankan Anda menyempatkan diri melihat Calender harian di http://forexfactory.com di sini Anda bisa dengan mudah melihat data ekonomi yang akan keluar, jam berapa serta seberapa pentingnya data tersebut.

Data ekonomi yang cukup penting dan ditunggu banyak orang /trader di sini biasanya adalah data-data ekonomi NFP (Non Farm Payroll), CPI Core (Consumer Price Index) dan pengumuman dari FOMC tentang kenaikan suku bunga. NFP yang diumumkan setiap hari Jum’at pertama setiap bulan contohnya bisa membuat pergerakan harga GBP/USD kurang lebih 200 pips. Sangat menarik kan?

Ini Strateginya:


Lihat Kalender Economic Harian, yg biasanya di upgrade mingguan di http://forexfactory.com Contoh trading dengan NFP mis: pada hari Jumat pertama bulan itu ada data tentang NFP yang akan dirilis di Amerika jam 19.30 WIB. Di http://forexfactory.com Anda bisa menyesuaikan waktu Amerika dan Jakarta (WIB) dengan jalan mengganti time periode menjadi +7 otomatis calendar forexfcatory akan menyesuaikan dengan waktu Jakarta.

Buka platform trading Marketiva Anda. Sebaiknya bila berita ekonomi akan dirilis jam 19.30 WIB Anda sudah online 30 menit sebelumnya untuk melakukan persiapan. Sebelum jam 19.30 WIB biasanya pergerakan harga tidak terlalu banyak karena cenderung pelaku pasar sedang berita yang akan diumumkan nanti.

Lima menit mendekati waktu 19.30 WIB yaitu jam 19.25 WIB pasanglah dua order posisi sekaligus. Yaitu posisi BUY dan SELL. Anda harus lihat harga pada saat itu. Untuk memasang harga order tambahkan 40 pips untuk posisi BUY dan kurangi 40 pips untuk posisi SELL. Lalu pasang Sotp Loss 30 pip, Target profit pasang 50 pip atau terserah Anda bila yakin dengan pergerakan harga saat itu dan ingin mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Contoh cara memasang perangkap di Marketiva. Misalnya pada saat itu harga GBP/USD bergerak di sekitar 1.7230

Pasang posisi pertama yaitu “BUY”
Klik tab “Orders” pada platform Marketiva Anda, lalu klik “New” maka akan muncul tab isian:

Instrument = Isi dengan “GBP/USD”
Buy/Sell = Pilih “Buy”
Price = Masukan harga “1.7270” (dari 1.7230 + 0.0040 (+40 pip))
Price Type = Pilih “Stop”
Quantity = Isi jumlah uang yang ingin Anda transaksikan (ingat leverage 1:100)

Bila transaksi $1 maka masukan nilai 100 pada kolom Quantity
Bila transaksi $5 maka masukan nilai 500 pada kolom Quantiy
Bila transaksi $10 maka masukan nilai 1000 pada kolom Quantity
Bila transaksi $200 maka masukan nilai 20000 pada kolom Quantity, dst

Exit Stop Loss = Isi dengan "1.7240" (dari 1.7270 - 0.0030 (30 pip)
Exit Target = Bila ingin target profit 50 pip masukkan "1.7320" (dari 1.7270 + 0.0050)
Desk = pilih "Live" jika ingin trading dengan uang sesungguhnya pilih "Virtual" jika hanya ingin trading simulasi

Klik “OK” Transaksi Anda langsung terkirim dan tercatat di bagian Order

Pasang posisi ke-dua yaitu “SELL”
Klik tab “Orders” pada platform Marketiva Anda, lalu klik “New” maka akan muncul tab isian:

Instrument = Isi dengan “GBP/USD”
Buy/Sell = Pilih “SELL”
Price = Masukan harga “1.7190” (dari 1.7230 - 0.0040 (-40 pip))
Price Type = Pilih “Stop”
Quantity = Isi jumlah uang yang ingin Anda transaksikan (ingat leverage 1:100)
Exit Stop Loss = Masukan harga 1.7220 (dari 1.7190 + 0.0030 (30 pip)
Exit Target = Bila ingin target profit 50 pip masukkan 1.7140 (dari 1.7190 - 0.0050)
Desk = pilih "live" jika ingin trading dengan uang sesungguhnya. Pilih "Virtual" jika hanya ingin trading simulasi

Klik “OK” maka transaksi Anda langsung terkirim dan tercatat di bagian Order

Sekarang Anda Memiliki dua posisi order sekaligus

Posisi Order BUY di 1.7270 SL 1.7240 TP 1.7320
Posisi Order SELL di 1.7190 SL 1.7220 TP 1.7140

Setelah itu kita menunggu sampai jam 19.30 WIB lewat. Setelah berita ekonomi NFP ini diumumkan biasanya harga akan bergerak naik atau turun secara drastis. Bila harga bergerak naik, pasti posisi Buy yang tersentuh. Dan Bila harga bergerak turun, maka posisi Sell akan kena. Ini yang disebut dengan perangkap.

Bila posisi order "buy" yang tersentuh, Anda bisa membatalkan (cancel) posisi order "sell". Begitu pula sebaliknya. Untuk Meng”cancel” klik “Position ID” pada transaksi order yang ingin dibatalkan, lalu klik “Cancel”

Strategi ini juga bisa digunakan pada event-event ekonomi yang lain seperti GDP, Home sales dsb tetapi karena pergerakannya tidak sebanyak NFP atau CPI Core maka target penambahan dan pengurangan harus Anda kurangi menjelang diumumkannya berita eknomomi tersebut missal order posisi BUY + 20 dan SELL -20. Stop loss 20 pip dan target Profit 30.

Penting diingat dalam trading forex marketiva :
TREND ADALAH TEMAN
Jadi janganlah melawan trend yang sedang terjadi
Read more »